Jumat, 19 Juni 2020

apa saja yang menjadi tanggung jawab sosial perusahaan ( tugas 1 pengantar bisnis)

1. Tanggung jawab sosial perusahaan merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan/organisasi tidak hanya terhadap intern organisasi itu sendiri tetapi juga terhadap lingkungan sekitar sebagai konsumen yang memiliki kepentingan terhadap organisasi secara langsung ataupun tidak langsung yang berdampak pada peran ekonomi  masyarakat . Adapun bentuk tanggung jawab sosial perusahaan antara lain:
a. Tanggung jawab social pada pelanggan merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam hal kepuasan pelanggan dengan cara menghasilan produk yang aman berkwalitas, memberikan informasi yang jelas mengenai produk , menangani setiap keluhan pelanggan, menggunakan umpan balik pelanggan sebagai tolak ukur keberhasilan sebuah produk yang di hasilkan untuk perkembangan suatu perusahaan.
b. Tanggung jawab social pada karyawan. Menurut ROBERT OWEN (1771-1858) dengan memperbaiki kondisi kkerja dan investasi pada sumber daya manusia , perusahaan akan dapat meningkatkan keuntungan. Disini perusahaan bertanggung jawab atas keselamatan kerja, menjamin setiap karyawan mendapatkan perlakuan yang sama, memastikan semua peralatan yang membantu dalam proses produksi berjalan dengan baik, perusahaan jua harus  mempunyai pedoman yang di wujudkan dalm kontrak kerja yang menjamin kesejahteraan karyawan. Menyelesaikan setiap konflik antar karyawan dengan cara mediasi serta menyediakan sarana untuk menyampaikan setiap keluhan (human resources).
c. Tanggung jawab social pada Investor atau kreditur. Perusahaan disini mempunya tanggung jawab dalam hal penggunaan anggaran, setiap pengeluaran harus mempunyai laporan yang jelas, produk produk yang di hasil kan mengntungkan. Perusahaan selalu berkomunikasi dengan investor atau kreditur mengenai perkembangan perusahaan sehingga segala keputusan yang diambil sesui dengan pertimbangan pemilik.
d. Tanggung jawab pada lingkungan. Perana perusahaan disini  selain dalam aspek mencari keuntungan perusahaan juga harus memperhatikan lingkungan , agar segala sesuatu yang di lakukan tidak berdampak buruk kepada lingkungan. Di sini juga di butuhkan  komitment perusahaan untuk menghasilkan produk yang menyisakan limbah seperti plastik yangdapat merusak lingkungan, serta mengolah limbah hasil produksinya agar tidak mencemari lingkungan.
2. Jika saya seorang wirausahawan dan ingin bisnis saya berkembang yang saya lakukan adalah dengan mencari ide ide yang baru, mencari tau apa yang menjadi kebutuhan pasar. Memaksimalkan kelebihan pada diri agar menjadi suatu peluang serta menjadikn kekurangan sebagai bahan pertimbangan agar usaha dapat berkembang dengan cara:
a. Menentukan jenis bisnis yang akan dilakukan dengan membuat visi dan misi bisnis tersebut didirikan maka kita mempunya tujuan yang jelas kemana arah bisnis tersebut kedepannya.
b. Menganalisa pasaran, dengan mencari tau jenis usaha yang bergerak di bidang yang sama maka kita bisa mempelajari atau memiliki strategi pemasaran agar apa yang kita hasilkan tidak kalah saing dengan pesaing, dengan memunculkan produk yang sama dengan kwalitas yang lebih unggul, menentukan strategi pemasaran, memantfaat kan teknologi dalam hal promosi karena dapat membuka peluang pasar yang lebih luas.
c. Perencanaan yang matang ,mulai dari operational serta sumber daya yang di butuhkan untuk menujang proses produksi, menghasilkan produk produk yang unik ,yang berkualitas yang tidak dihasilkan orang lain, serta merencanakan anggaran, munyusun permodalan agar tidak mengalami kendala dalam produksi.
d. Kemampuan mengatasi kendala , mampu mengatasi semua kendala yang mungkin di hadapi  seiring dengan perubahan jaman baik dari segi produksi, sumber daya,permodalan ,serta pemasaran

pengantar ekonomi mikro

1. Permintaan faktor produksi sering disebut sebagai permintaan turunan. Jelaskan dan diskusikan!
Jawaban:
Permintaan faktor produksi disebut permintaan turunan (Derived Demand) karena permintaan produsen akan faktor-faktor produksi merupakan permintaan tak langsung seperti permintaan produsen berupa tenaga kerja, tanah, capital, dan wirausahawan di perlukan untuk memproduksi barang-barang dan jasa-jasa yang kemudian diminta atau dibeli oleh konsumen. Ini merupakan permintaan input suatu produk yang tercermin pada permintaan output. Sebagai contoh permintaan tenaga kerja pabrik benang tercermin pada permintaan kain atau tekstil, yang artinya permintaan akan tenaga kerja sasngat tergantung pada permintaan barang dan jasa. Permintaan tenaga listrik, misalnya, merupakan permintaan minyak bumi, gas alam, atau batubara karena tiga komoditi primer tersebut merupakan input utama untuk memproduksi tenaga listrik dan merupakan input yang dapat saling mengantikan. Perminaan input energi primer tersebut merupakan permintaan turunan.

2. Jelaskanlah Pareto Optimal beserta gambar?
Jawaban:
Pareto optimal merupakan suatu konsep yang di kemkakan oleh Vilfredo Federico Damaso Pareto dalam bukunya Manual of Political Economic yang ditulis dalam Bahasa perancis tahun 1896 yang kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa ingris tahun 1906.

Konsep Pareto Optimal atau konsep optimum pareto berarti tidak dapat membuat keadaan seseorang menjadi lebih baik tanpa membuat keadaan yang lain lebih buruk. Salah satu cara melihatnya adalah dengan menggunakangrafik batas kemungkinan daya guna. Konsep ini hamper sama dengan konsep batas kemungkinan produksi yang merupakan batas kombinasi banyaknya output fisik maksimal yang dapat diproduksi oleh masyarakat. Sedangkan yang pertama merupakan batas kepuasan nilai guna atau kesejahteraan yang dapat di capai.

         
Pada gambar diatas sumbu A diberi symbol UA dan pada sumbu mendatar dinyatakan hal yang sama untuk individu B dan di beri symbol UB. Pergerakan dari titik D ke titik E menunjukan terjadinya redistribusi berupa kenaikan nilai guna yang diperoleh oleh A dan penurunan nilai guna yang diperoleh B dari barang yang di konsumsi. Hal ini paling mungkin terjadi karena ada redistribusi pendapatan dari individu B ke individu A.
Di sepanjang titik-titk pada batas kemungkinan nilai guna, misalnya di titik D atau E perekonomian telah mencapai efisiensi alokatif optimal karena disini kita tak dapat membuat keadaan seseorang menjadi lebih baik tanpa menurunkan kesejahteraan atau nilai guna yang diperoleh oleh individu lain.
pada titik yang terletak di sebelah dalam kurva batas kemungkinan nilai guna (UF0), sementara titik F tak dapat dicapai karena berada di luar jangkauan batas UF0. Dengan menggunakan konsep batas kemungkinan nilai guna maka dapat dikatakan situasi yang menggambarkan efisiensi alikatif tercapai pada titik-titik di sepanjang garis batas kemungkinan nilai guna. Pada titik C, masyarakat belum mencapai tingkat nilai guna maksimum, dengan demikian perpindahan dari titik C ke D akan memperbaiki keadaan kesejahteraan atau nilai guna yang di peroleh oleh individu A dan B. dalam jangka waktu panjang, karena semakin banyak barang konsumsi di produksi dan tersedia maka batas kemungkinan nilai guna akan bergeser ke kanan, misalnya menjadi UF1 dan sekarang titik F terlihat bahwa nilai guna atau kesejahteraan masyarakat bertambah naik.


3. Jelaskan surplus konsumen, dan surplus produsen secara verbal dan grafis.
Jawaban:
Surplus konsumen adalah selisih antara harga pasar komoditi yang dibeli dan dikonsumsi dengan dengan kesediaan membayar yang merupakan nilai manfaat yang diperoleh dari komodity tersebut. Surplus konsumen muncul karena konsumen membayar harga yang sama untuk setiap barang yang di beli. Tak ada bedanya apakah barang tersebut merupakan unit petama ataupun unit terkhir yang di beli.

Surplus produsen merupakan selisih antara harga pasar komoditi dengan biaya ekonomis. Atau apabila produsen menjual barang diatas biaya marjinal.

Pada titik keseimbangan E produsen menjual pada harga dan kuantitas keseimbangan PE dan QE. Seluruh produsen dalam industry bersangkutan memperoleh surplus konsumen sebesar bidang segitiga A E PE, karena dengan menjual sampai kuantitas sebesar QE produsen dapat menjual pada tingkat harga diatas biaya produksi marjinal.
Sementara itu, pada harga dan kuantitas keseimbangan PE dan QE, seluruh konsumen memperoleh surplus konsumen sebesarbidang atau area segitiga BPEE.



Rabu, 17 Juni 2020

tugas 2 bank dan lembaga keuangan nonbank


1. Jelaskan dan lakukan analisis perbedaan resiko kredit dan resiko investasi? Berikan contoh masing-masing!
Jawaban:
Resiko kredit adalah resiko akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada lembaga keuangan yang memberikan kredit sesui dengan perjanjian yang disepakati. Adapun jenis-jenis kredit tesebut antara lain:
a. Menurut tujuan kegunaan dibagi menjadi dua:
1) Kredit konsumtif, kredit yang digunakan untuk membiayai pembelian barang dan jasa yang dapat memberi kepuasan langsung terhadap kebutuhan manusia.
2) Kredit produktif, kredit yang digunakan untuk tujuan produktif, dapat menimbulkan faedah karena bentuk, tempat, waktu, maupun kepemilikan.
b. Bedasarkan jangka waktu:
1) Kredit jangka pendek, merupakan kredit berjangka waktu maksimal 1 tahun.
2) Kredit jangka panjang, kredut berjangka waktu lebih dari tiga tahun.
c. Berdasarkan jaminan,
1) Kredit tidak memakai jaminan, kredit yang diberikan atas kepercayaan saja (unsecured loan)
2) Kredit dengan jaminan, kredit yang di berika dengan jaminan kebendaan yang berwujud maupun jaminan tidak berwujud (secured loan)

Macam-macam contoh resiko kredit antara lain:
1) Resiko konsentrasi kredit merupakan resiko yang timbul akibat konsentrasi penyedian dana kepada satu pihak atau sekelompok pihak, industry, sector dan atau area geografis tertentu yang berpotensi menimbulkan kerugian cukup besar yang dapat mengamcam kelangsungan usaha lembaga keuangan yang memberikan kredit
2) Resiko akibat kegagalan debitur/pihak lawan merupakan resiko yang timbul karena debitur gagal dalam memenuhi kewajibannya dan dan timbul dari jenis transaksi yang memiliki karakteristik tertentu misalnya transaksiyang dipengaruhi oleh pergerakan nilai wajar dan nilai pasar.
3) Resiko akibat kegagalan settlemen merupakan resiko yang timbul akibat kegagalan penyerahan kas dan atu instrument keuangan pada tanggal penyelesaian yang telah disepakati dari transaksi penjualan dana tau pembelian instrument keuangan.
4) Country risk adalah resiko yang timbul dari ketidakpastian karenan memburuknya kondisi perekonomian negara dalam mmbayar utang, gejolak sosial politik, serta kebijakan suatu negara, antara lain rasionalisasi atau pengambilalihan asset, control nilai tukar, dana tau devaluasi nilai tukar, yang termasuk country risk antara lain:
a. sovoureig risk, pemerintah suatu negara tidak bersedia memenuhi kewajibannya.
b. Transfer risk, pihak asig tidak dapat menyediakan valuta asing untuk memenuhi kewajibannya karena terdapat pembatasan tertentu.
c. Macroeconomic risk, pihak asing tidak dapat memenuhi kewajibannya karena perubahan kebijakan ekonomi di negaranya, seperti peningkatan suku bunga yang bertujuan untuk stabilitas nilai mata uang.

Resiko investasi adalah kemungkinan hasil yang didapat tidak sesui dengan apa yang diharapkan. Dalam konteks manajemen investasi resiko merupakan besarnya penyimpangan antara tingkat pengembalian yang diharapkan (expected return). Resiko juga merupakan keadaan dimana kemungkinan timbulnya kerugian itu didapat, diperkirakan sebelumnya dengan menggunakan data/ informasi yang cukup terpercaya atau relevan. Adapun konteks rsiko dapat dibedakan menjadi dua yaitu:
a. Resiko sistemtis, merupakan resiko yang terjadi karena perubahan pasar secara keseluruhan dan terjadi tidak dapat didiversifikasi atau dikurangi, karena fluktuasi resiko ini dipengaruhi oleh faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pasar secara keseluruhan, contohnya:
1) Resiko inflasi, inlasi akan mengurangi daya beli uang sehingga tingkat pengembalian setelah disesuaikan dengan inflasi dapat menurunkan hasil dari investasu tersebut.
2) Resiko nilai tukar mata uang (kurs) perubahan nilai investasi yang disebabkan oleh nilai tukar mata uang asing.
3) Resiko tingkat suku bunga.
b. Resiko non sistematis merupakan resiko yang terjadi karena kondisi mikro perusahaan itu sendiri. Antara lain:
1) Resiko finansial yaitu resiko yang diterima investor akibat dari ketidak mampuan emitem/saham /obligasi memenuhi kewajiban pembayaran deviden/ bunga serta pokok investasi.
2) Resiko pasar yatu resiko akibat menurunnyaharga pasar substansial baik keseluruhan saham maupun saham tertentu akibat perubahan tinkat inflasi ekonomi, keuangan negara, perubahan manajemen perusahaan, atau kebijakan pemerintah.
3) Resiko psikologis yaitu resiko bagi investor yang bertindak sacara emosional dalam menghadapi perubahan harga saham berdasarkan optimisme dan pesimisme yang dapat mengakibatkan kenaikan dan penurunan harga saham.
4) Resiko likuiditas, merupakan resiko yang berkaitan dengan kemampuan saham yang bersangkutan untuk dapat segera diperjual belikan tanpa mengalami kerugian yang berarti.
5) Resiko tingkat bunga, merupakan resiko yang timbul akibat perubahan tingkat bunga yang belaku dipasar biasanya resiko ini berjalan berlawanan dengan harga-harga intrumen pasar modal.
6) Resiko mata uang merupakan resiko yang timbul akibat pengaruh perubahan nilai tukar mata uang domestic terhadap mata uang negara lain.
7) Resiko daya beli, merupakan resiko yang timbul akibat pengaruh perubahan tingkat inflasi yang mengakibatkan berkurangnya daya beli uang yang diinvestasikan maupun bunga yang diperoleh dari investasi.

2. Jelaskan perbedaan deposito berjangka dan sertifikat deposito? berikan keuntungan dan kelemahaanya serta berikan contoh masing masing!
Jawaban:
a. Perbedaan bersasarkan metode pengolahan bunga deposito.
Perhitungan dan pembayaran bunga deposito berjangka akan dilakukan pada akhir masa jatuh tempo. Bunganya bisa ditentuka sendiri apakah bunga yang akan diperoleh akan dicairkan bersama dengan poko deposito, atau bunga ditarik langsung ke rekening tabungan, sedangkan dana pokoknya di- rollover (deposito ARO) atau bunga dan poko tidak ditarik, melainkan semua di-rollover ke periode deposito berikutnya (ARO plus).

Sedangkan sertifikat deposito perhitungan bunganya diawal pembukaan, sehingga kita sudah tahu persis berapa niai yang akan termuat dalam sertifikat tersebut. Bunga dan pokok dari sertifikat deposito juga tidak dapat diperpanjang secara otomatis (rollover) melainkan harus dicairkan sesui jangka waktu yang telah ditentukan.

b. Perbedaan berdasarkan kepemilikan deposito.
Staus kepemilikan deposito berjangka tidak dapat dipindah tangankan, jadi hanya bisa dicairkan oleh nasabah pembukanya langsung, atau orang lain yang membawa surat kuasa oleh nasabah, atau ahli waris yang membawa kelengkapan yang diminta bank. Sifat asset keuangan ini tidak bergerak sehingga lebih cocok untuk simpanan pension atau dana pendidikan anak di masa depan.

Sedangkan sertifikat deposito merupakan asset yang bisa dipindah tangankan kepada orang lain, diperjual belikan, atau bahkan dijadikan angunan pinjaman. Hal ini membuat sertifikat deposito menjadi rentan pencurian atau pembobolan, sehingga memerlukan tempat penyimpanan yang aman. Namun karena hal ini, sertifikat deposito jadi multiguna. Sertifikat deposito bukan Cuma bisa jadi wahan investasi masa depan, melainkan juga bisa dijadikan mahar pernikahan, hadiah ulang tahun, dan lain-lain.

Keuntungan dan kelemahan deposito berjangka antara lain:
Keuntungan depositi berjangka:
1. Deposito bisa menjadi sarana simpanan yang baik, karena dijamin oleh (LPS) dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, serta nilai pokok simpanan juga akan terjaga.
2. Suku bunga relative tinggi dibandingkan jenis tabungan biasa.
3. Bunganya mudah diakses.
4. Resiko kerugian kecil. Apabila bank tempat penyimpanan melangalami kebangkrutan maka dana akan di jamin LPS.
Kelemahan deposito berjangka antara lain:
1. Hasil imbalan yang rendah
2. Lemah terhadap inflasi
3. Nilai yang tidak bisa berubah
4. Tidak bisa dicairkan sewaktu-waktu.
Contoh:
 Seseorang mendepositokan uangnya di bank sejumlah 40.000.000 untuk jangka waktu 6 bulan, bunganya 18% dikenakan pajak 15%. bunga diambil tiap bulan.
Bunga = 18% x 40.000.000/12 x 1 = 600.000
Pajak 15% x 600.000 = 90.000
Bunga bersih = 600.000 – 90.000 = 510.000
Jadi bunga yang bisa di peroleh tiap bulan RP 510.000

Keuntungan dan kelemahan serifikat deposito yaitu
keuntungan:
1. perhitungan bunga di muka, sehingga bunga yang diperoleh dapat diinvestasikan lagi di tempat lain.
2. Tingkat suku bunga menarik dibandingkan deposito biasa.
3. Dapat diperjual belikan di pasar uang.
4. Dijamim oleh LPS sesuai ketentuang yang berlaku.
Kelemahan:
1. Sulit melepas sertifikat deposito pada harga sesui ekspektasi letuka likuiditas di pasar uang kurang begitu dalam.
2. Pajak dibayar di depan untuk sertifikat deposito dengan tenor kkurang dari satu tahun.
3. Rentan terhadap pencuriannkarena bisa dipindah tangankan kepada orang lain.

Contoh sertifikat deposito:
Seseorang membeli sertifikat depositi sebanyak 10 lembar dengan nomilal 10.000.000 dalam jangka waktu 12 bulan dan bunga 7,5% dan dikenakan pajak 15% bunga diambil di muka.
 Jumlah sertifikat deposito 10 lbr x 10.000.000 = 100.000.000
7,5 x 100.000.000/12 x12 = 7.500.000
Pajak 15% x 7.500.000 = 1.125.000
Bunga bersih = 7.500.000 – 1.125.000 =6.375.000
Jadi bunga yang bisa diambil di muka  yaitu Rp 6.375.000

tugas 2 pengantar akuntansi


1. Mengapa jurnal umum masih diperlukan dalam perusahaan dagang? Dan sebutkan transaksi yang harus dicatat  dalam jurnal umum!
Jawaba:
Jurnal umum masih di perlukan dalam perusahaan dagang karena jurnal umum mencatat transaksi secara kronologis berdasarkan bukti transaksi yang ada. Dan transaksi –transaksi yang di catat dalam jurnal umum biasanya  hanya mengambil bentuk sederhana yaitu dua kolom.
Adapun transaksi-transaksi yang memang harus dicatat dalam jurnal umum yaitu:
a. Transaksi pelunasan utang atau piutang dagang dengan wesel
b. Koreksi kesalahan jurnal
c. Penyesuaian akhir tahun
d. Penutupan buku
e. Penyesuaian kembali.

2. Riana sembiring menyumbangkan peralatan, persediaan dan kas sebesar Rp 34.000.000 pada saat pendirian persekutuan. Persediaan memiliki nilai buku sebesar Rp 50.000.000 tetapi nilai pasarnya sebesar Rp 17.000.000 karena sebagian sudah tidak bisa dipakai lagi. Persekutuan juga mengambil ahli wesel bayar milik riana senilai Rp 19.000.000 yang pada awalnya di gunakan untuk membeli peralatan. Buatlah ayat jurnal untuk mencatat kontribusi riana hasibuan kepada persekutuan.
Jawaban:
Tgl Uraian (akun) Debet      Kredit
Kas                34.000.000
Persediaan 17.000.000
peralatan 19.000.000
Modal riana             51.000.000
Wesel bayar            19.000.000
jumlah                 70.000.00    70.000.000

3. Pada tanggal 5 januari 2007 di keluarkan saham sebanyak 5000 lembar saham biasa dengan nominal Rp 10.000 dengan kurs 95% buatlah jurnal untuk mencatat transaksi tersebut!
Jawaban:
Saham biasa: 5000 lembar x Rp 10.000 x 95% = 47.500.000
Jumlah tersebut dapat diikhtisarkan sebagai berikut:
Jenis saham Harga jual Nominal Disagio
Saham biasa Rp 10.000 50.000.000 2.500.000

Jurnal untuk mencatat transaksi tersebut adalah sebagai berikut:
Tgl/2007 Uraian (Akun) Debet   Kredit
05-jan Kas              47.500.000
Disagio saham biasa 2.500.000
Modal saham biasa      50.000.000
(mencatat emisi saham biasa)