Senin, 18 Mei 2020

contoh perencanaan pesan bisnis

Perencanaan Pesan Bisnis
layanan delevery service saat pembatasan sosial

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini kita dihadapkan pada pandemic global yaitu adanya penyebaran virus covid-19 yang mengharuskan kita untuk melakukan pembatasan sosial. Secara tidak langsung pandemic covid-19 telah mengakibatkan dampak yang luar biasa besarnya terhadap hospitality terutama bisnis makanan dan minuman dalam hal ini café atau restaurant. Banyak hotel dan restaurant harus menutup usahanya serta merumahkan karyawannya dan sebagian lagi harus melakukan PHK dengan alasan kesehatan. Segala bentuk aktivitas yang melibatkan orang banyak sementara waktu harus dihentikan untuk memutus penyebaran virus ini. Untuk menghindari terjadinya PHK saya merencanakan akan mengalihkan kegiatan usaha dari yang biasanya kita menyediakan makanan dan minuman di dalam restaurant, menjadi delivery service atau jasa makanan dan minuman termasuk jasa antar ke tempat tujuan.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Bagaimana promosi yang efektif dalam menghapai sutuasi covid-19?
2. Berapa lama waktu operasional?
3. Bagaimana sistem pengadaan bahan baku makanan?
4. Jenis makanan dan minuman apa yang akan di masukan di dalam menu delivery service?
5. Berapa jumlah karyawan yang dibutuhkan dan berapa shift per harinya?
6. Siapa yang akan melakukan delivery?
7. Bagaimana pehitungan harganya apakah sudah termasuk ongkos kirimnya?
8. Siapa saja yang akan menjadi target penjualan?

C. TUJUAN PENELITIAN
1. Untuk mengetahui promosi yang efektif dalam menghapai sutuasi covid-19
2. Untuk mengetahui lama waktu operasional
3. Untuk mengetahui sistem pengadaan bahan baku makanan
4. Untuk mengetahui jenis makanan dan minuman yang akan dimasukan didalam menu delivery service
5. Untuk mengetahui jumlah karyawan yang dibutuhkan dan shift per harinya
6. Untuk mengetahui yang akan melakukan delivery
7. Untuk mengetahui pehitungan harganya apakah sudah termasuk ongkos kirimnya
8. Untuk mengetahui yang akan menjadi target penjual
BAB II
PEMBAHASAN

A. Promosi Dan Strategi Pemasaran Dalam Situasi Pandemic Covid-19
Di saat semua orang di himbau untuk tetap tinggal dirumah media promosi yang paling tepat di gunakan adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi sebagai media promosi. Strategi pemasaran yang saat ini ramai digunakan yaitu dengan jejaring sosial seperti facebook,twiter, ataupun Instagram. Membuat website untuk mempromosikan kegiatan usaha sehingga peluang pasar menjadi lebih luas. Promosi melalui mobile marketing juga bisa dijadikan suatu media promosi yaitu dengan menjalin kerja sama dengan provider-provider seluler. Degan melakukan kerjasama dengan aplikasi delivery service seperti gojek, atau grab. strategi pemasaran lain yang bisa di gunakan yaitu dengan memberikan minuman gratis untuk pembelian makanan dalam jumlah tertentu, atau sebagai contoh beli tiga gratis satu. Diskon juga bisa di berikan kepada tamu langganan yang sudah memiliki kartu member.

B. Operational Restaurant
Jam operational restaurant dalam situasi seperti ini akan dibuka pada pukul 09.00 am sampai pukul 21.00 pm. Di dalam operationalnya restaurant hanya akan melayani pemesanan melalui telepon atau via email. Untuk last order atau pesanan terakhir akan di layani pada pukul 20.30 pm.

C. Pengadaan Bahan Baku
Untuk masalah pengadaan bahan baku dari supplier akan di lakukan purchase order setiap 2 hari sekali untuk sayur-sayuran dan buah-buahan akan untuk daging akan dilakukan order setiap satu minggu sekali atau pada saat stok sudah mulai habis.

D. Makanan dan Minuman yang akan Dimasukan Dalam Menu Dilevery Service
Untuk makanan pembuka yang akan di masukan dalam menu delivery service antara lain chiken Caesar salad, green salad, dan shrimp cocktail. Untuk makanan utama atau main course yang akan di masukan menu antara lain: chicken burger, semua pasta, spaghetti untuk steak rib eye steak, dan ranch style steak.untuk makan penutup akan memasukan tiramisu dan banana cake.
Untuk minuman hanya akan melayani fresh juice dan smoothies saja.

E. Staff Yang Di Butuhkan Setiap Operasionalnya
Jumlah karyawan akan dibatasi untuk setiap shift nya yaitu terdiri dari satu orang di hot kitchen merangkap cool kitchen, 1 orang pastry dan satu orang order taker merangkap kasir. Dalam sehari akan terdiri dari dua ship dimana setiap shipnya yaitu 6 jam.

F. Siapa yang Melakukan Delivery
Untuk melakukan delivery kita bisa memanfaat jan jasa ojek online, disamping harganya yang relative murah, proses pengirimannya juga bisa dipertanggung jawabkan.

G. Harga dan Ongkos Kirim
Karena pada saat ini pemerintah tidak mengenakan pajak untuk sementara waktu jadi harga hanya terdiri dari harga makanan + service charge 10% dari harga pokok, + ongkos kirim yang di sesuaikan dengan tariff yang ditentukan ojek onlinesistem pembayaran menggunakan cash on delivery dimana pembayaran akan diberikan saat pesanan telah sampai.

H. Target pasar
Membidik semua lapisan masyarakat terutama yang tinggal di apartement atau kos yang sudah mengurangi aktivitasnya di luar ruangan karena adanya pembatasan sosial.


BAB 3
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dalam menghadapi masa-masa sulit seperti sekarang ini, ada beberapa hal yang bissa dilakukan untuk menghindari adanya pemutusan hubungan kerja, serta menghindari usaha agar tidak gulung tikar. seperti halnya usaha restaurant atau rumah makan bisa memanfaatkan teknologi informasi sebagai media promosi serta layanan delivery service sebagai solusi.











Rabu, 13 Mei 2020

perbedaan analisis varian sederhana dan analisis varian dua faktor

analisis varian merupakan suatu alat untuk melakukan pengujian terhadap beberapa sampel yang berdiri sendiri, baik yang berasal dari satu populasi yang sama atau tidak. Pengujian tersebut dimaksud untuk menentukan apakah sampel yang diambil itu sama dengan sampel-sampel yang lain.terikat dan satu

Analisis varian sederhana atau satu arah merupakan analisis varian yang didasarkan pada pengamatan satu kreteria atau satu faktor yang menimbulkan variasi. Analisis varian sederhana digunakan apabila yang akan dianalisis terdiri dari satu variabel terikat dan satu variabel bebas. Interaksi suatu kebersamaan antar faktor dalam mempengaruhi variabel bebas, dengan sendirinya pengaruh faktor-faktor secara mandiri telah dihilangkan. Jika terdapat interaksi berarti efek faktor satu terhadap variabel terikat akan mempunyai garis yang tidak sejajar dengan efek faktor lain terhadap variabel terikat sejajar (saling berpotongan), maka antara faktor tidak mempunyai interaksi.

Analisis varian dua faktor merupakan analisis varian yang didasarkan pada pengamatan dua kreteria atau dua faktor yang menimbulkan variasi. Analisis varian dua faktor digunakan bila sumber keragaman yang terjadi tidak hanya karena satu faktor (perlakuan). Faktor lain yang mungkin menjadi sumber keragaman respon juga harus diperhatikan. Faktor lain ini bisa perlakuan lain atau faktor yang sudah terkondisi. Pertimbangan memasukan faktor kedua sebagai sumber keragaman ini perlu bila faktor itu dikelompokan, sehingga keragaman antar kelompok sangat besar, tetapi kecil dalam kelompok sendiri. Tujuan dari analisis varian dua faktor adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari berbagai kreteria yang diuji terhadap hasil yang diinginkan.

Senin, 11 Mei 2020

sistem informasi akuntasi, pengendalian internal serta contoh


Sistem informasi akuntansi atau sering disebut dengan istilah sistem akuntansi merupakan sistem yang digunakan untuk mengumpulkan dan mengolah transaksi untuk kemudian disampaikan ke pihak yang berkepentingan. Suatu organisasi bisnis membutuhkan suatu metode dan prosedur untuk menjamin informasi keuangan yang disajikan berkualitas, tepat waktu, akurat dan dapat diandalkan maka dari itu memerlukam sistem akuntansi yang disesuiakan dengan pengetahuan dan kebutuhan pemakai agar dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Sistem akuntansi juga mencakup dokumen yang memberikan bukti terjadinya peristiwa atau transaksi dan catatan-catatan seperti daftar saldo, neraca lajur buku besar, buku pembantu dan laporan keuangan. Sistem akuntansi yang efisien di dasarkan pada prinsif-prinsif antara lain, efektivitas biaya (manfaat lebih besar daripada biaya), output yang bermanfaat (output yang dihasilkan harus berguna), dan flesibilitas ( sistem tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan sumbangan kepada tujuan individu dan organisasi). Sistem akuntasi yang baik harus direncanakan dengan hati-hati, dirancang , dipasang, dikelola dan disesuiakan dengan kondisi yang ada dan yang akan terjadi. Tahapan dalam pengembangan sistem akuntansi umumnya terdiri dari empat yaitu:
a.     Analisis sistem yang bertujuan untuk menentukaninformasi yang dibutuhkan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam rangka mencapai tujuan organisasi, yang meliputi sumber informasi, kelemahan-kelemahan dalam prosedur pencatatan dan metode-metode pemrosesan data yang telah ada.
b.     Perancangan sistem yang baru harus dibangun dari bawah dengan tahapan sebagai berikut, merancang formulir dan dokumen, memilih metode dan prosedur, menyusun uraian kerja, menyatukan pengendalian, membuat format laporan, memilih peralatan yang diperlukan.perancang sistem harus memiliki pengetahuan tentang prinsif-prinsif dasar sistem akuntasi.
c.     Implementasi implementasi sistem yang baru mengharuskan bahwa dokumen,prosedur, dan perangkat keras telah terpasang dan berjalan dengan baik, seluruh karyawan harus diltih dan diawasi pada periode awal.
d.     Tindak lanjut sesudah sistem terpasang dan berjalan sistem harus di pantau kekurangannya atau kelemahannya yang terjadi.

Pengendalian internal merupakan aspek kunci dalam analisis sistem, desin sistem dan implementasi sistem dalam perusahaan. Pengendalian internal digunakan oleh perusahaan sebagai pedoman dalam menjalankan kegiatan atau operasi perusahaan. Tujuan pengendalian internal untuk menjamin agar manajemen perusahaan dapat mencapai tujuan perusahaan sesui dengan yang ditetapkan, menghasilkan laporan keuangan yang dapat dipercaya, mematuhi hukum dan peraturan yang belaku.
Pengendalian internal juga dapat mencegah kerugian dan pemborosan pengelolaan sumber daya perusahaan, dapat menyediakan informasi tentang kinerja perusahaan dan manajemen, serta menyediakan informasi sebagai pedoman dalam perencanaan.
Adapun element-element dalam pengendalian internal antara lain:
a.     Lingkungan pengendalian mencakup sikap para manajemen dan karyawan terhadap pentingnya pengendalian yang ada di dalam organisasi. Lingkungan pengendalian sangat penting karena merupakan dasar keefektifan unsur-unsur pengendalian.
b.     Penilaian resiko, adalah kemampuan menilai resiko yang mungkin terjadinya  yang tidak diharapkan organisasi sehingga resiko tersebut dapat di kurangi atau diatasi.
c.     Aktivitas pengendalian dapat digolongkan sebagai kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan, review terhadap kinerja, pengolahan informasi, pengendalian fisik, dan pemisahan tugas.
d.     Informasi dan komunikasi informasi yang berasal dari internal dan ekseternal perusahaan diperlukan sebagai pedoman operasional, untuk menilai standar eksternal, hukum, peraturan, yang berpengaruh pada pengambilan keputusan dan pelaporan.
e.     Monitoring atau pemantauan terhadap sistem pengendalian internal akan menemukan kekurangan dan meningkatkan efektifitas pengendalian.
Apabila ke lima element ini ada pada suatu organisasi maka tujuan pengendalian internal dapat dicapai dengan lebih baik.

Salah satu contoh akibat jeleknya pengendalian internal dalam perusahaan adalah adanya kesalahan dalam pengambilan keputusan oleh manajemen yang mengakibatkan tidak tercapainya tujuan perusahaan. Seperti halnya manajemen memutuskan untuk memproduksi barang yang tidak laku di pasaran yang menyebabkan perusahaan mengalami kerugian.


Minggu, 10 Mei 2020

dampak globalisasi bagi perekonomian Indonesia


Keikutsertaan Indonesia dalam globalisasi ekonomi mungkin tidak berakibat buruk jika Indonesia memang mampu secara cepat melakukan penyesuaian-penyesaian ekonimi sehingga perekonomian menjadi lebih efisien dan daya saingnya meningkat. Adapun dampak-dampak globalisasi bagi perekonomian Indonesia antara lain:
a. Globalisasi ekonomi tidak akan membawa keuntungan bagi Indonesia, karena tidak memiliki daya saing nasional di tengah pasar global. Berbagai praktek kolusi, korupsi, dan nepotisme dibidang ekonomi menurunkan daya saing Indonesia.
b. Globalisasi ekonomi dapat memberikan kerugian sektor industri yang selama ini tumbuh dan berkembang karena perlindungan proteksi.
c. Sector jasa juga akan mengalami kerugian dari praktek globalisasi, karena dapat kalah bersaing dari luar negeri. Sector jasa yang selama ini diproteksi masih mengalami depfisit, jika proteksi itu di buka maka akan berdampak  semakin kalah bersaing dengan industry jasa dari luar negeri.
d. Sector-sektor kegiatan ekonomi dapat dikuasai oleh pihak asing dan pasar impor dalam negeri akann dibanjiri produk ekspor sehingga dapat mematikan usaha ekonomi local. Seperti: hypermarket melalui jaringan waralabanya masuk sampai pelosok desa dan bersaing dengan pasar tradisional.

Agar globalisasi ekonomi dapat memberi keuntungan maka harus dilakukan beberapa perubahan seperti:
a. Meningkatkan partisipasi warga negara melalui perombakan IMF. Rekomendasi ini diberikan karena system finalsial global hanya dijalankan birokrat, banker, dan ekonom arus utama, yang keputusannya berpengaruh pada kehidupan masyarakat luas yang tidak pernah diajak berkonsultasi.
b. Mendirikan lembaga keuangan global yang baru, lembaga seperti bank sentral global dibutuhkan untuk membuat berbagai ketentuan baru yang dapat menghindari gejolak dan ketidakefisienan di pasar lembaga keuangan dunia.
c. Menghargai alam (honor the earth). Standar lingkungan global harus ditetapkan oleh lembaga baru dengan mandate PBB. Standar ini harus didasarkan pada keberlanjutan, pemerataan, dan keadilan, dan ini harus di terapkan dalam setiap perjanjian perdagangan dan investasi.

saham gorengan

Saham gorengan dapat diartikan sebagai saham perusahaan yang kenaikannya di luar kebiasaan karena pergerakannya sedang direkayasa oleh pelaku pasar dengan tujuan kepentingan tertentu. Untuk dapat mendeteksi bahwa saham tersebut adalah saham gorengan atau tidak kita harus mengetahui ciri-ciri saham yang di duga merupakan saham gorengan antara lain:
1. Masuk kedalam daftar unusual market activity (UMA) yaitu adanya pergerakan yang cenderung tidak normal atau bergerak di luar kebiasaan/ekstrim dalam kurun waktu tertentu (biasanya dalam kurun waktu dua hari). Dianggap ektrim karena kenaikannya hingga batas terbesr harian 20%. Sampai 35% perhari.
2. Volume dan nilai transaksi harian tidak wajar, saham yang masuk dalam kategori lapis ke dua dan lapis ketiga serta kapitalis pasar yang kecil tetapi memiliki nilai transaksi harian yang sangat tinggi dibandingkan perusahaan sejenis, bahkan menyamai transaksi saham unggulan.
3. Antrian beli saham atau Bid dan offer tidak wajar yaitu adanya antrian pembelian saham di harga rendah dan antrian jual saham di harga tinggi tidak merata atau posisinya tipis dan ditransaksikan dalam jumlah yang besar.
4. Kinerja keuangan dan informasi emiten tidak sejalan dengan kenaikan harga. Kenaikan harga saham yang seringkali tidak beriringan dengan kinerja aksi korporasi yang di umumkan emiten.
5. Tidak dapat dianalisa artinya rasio keuangan dan valuasi saham terlalu tinggi dibandingkan pesaing terdekatnya atau bahkan tidak masuk akal atau saham ini tidak dapat dianalisa secara fundamental.
6. Harga saham cenderung murah, dengan menawarkan harga murah cenderung akan membuat investor pemula tergiur karena mudah untuk membelinya yang justru akan membuat investor tersebut mengalami kerugian.

Sumber
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://ajaib.co.id/mengidentifikasi-saham-gorengan-dengan-mudah/&ved=2ahUKEwiuv4aUm5npAhVRWX0KHdm4CiQQFjABegQICxAJ&usg=AOvVaw2aadVTSdmAhVb1mXUOvKUR

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.cnbcindonesia.com/investment/20200102162008-21-127172/apa-itu-saham-gorengan-ini-definisi-ciri-ciri-dan-tipsnya&ved=2ahUKEwiuv4aUm5npAhVRWX0KHdm4CiQQFjADegQIAxAI&usg=AOvVaw0cu2Z6oVVZ-tDg1Z676AHP

jawaban tugas 3 pengantar akuntansi

1. sistem akuntansi biaya adalah prosedur yang di rancang guna mengumpulkan serta menyajikan biaya produksi, biaya pemasaran, biaya administrasi, dan biaya-biaya umum lainnya. Sistem akuntasi biaya terdiri atas akun-akun untuk berbagai biaya produksi. Akun –akun ini terintegrasi dalam buku besar perusahaan ciri penting sistem akuntansi biaya adalah penggunaan sistem perpetual. sistem ini memberikan informasi mutakhir tentang biaya produksi dari suatu produk. Dalam sistem akuntansi biaya dikenal ada dua sistem yaitu sistem akuntansi biaya pesanan (job order cost system) dan sistem akuntansi biaya proses (process cost system).

Sistem akuntansi biaya pesanan adalah sistem akuntansi yang digunakan dalam perusahaan manufaktur yang melakukan kegiatan produksi atas dasar pesanan. informasi yang disajikan dari sistem ini adalah informasi biaya proses produksi untuk setiap pesanan, disajikan dalam kartu biaya pesanan (job-order-cost sheet). Sedangkan informasi biaya proses produksi secara kolektif dicatat dalam akun barang dalam proses. Hal penting lain dalam sistem akuntansi biaya pesanan adalah alokasi biaya overhead yang artinya biaya untuk kepentingan semua pesanan sehingga timbul masalah pembebanan biaya overhead pabrik ke setiap pesanan yang ada. Permasalahan tersebut dapat di selesaikan dengan menggunakan tariff di muka yang akan memudahkan dalm perhitungan buiaya produksi untuk setiap pesanan yang sedang dikerjakan atau selesai diproses. Penggunaan tariff juga akan menimbulkan masalah baru apabila biaya overhead yang sesungguhnya terjadi tidak sama dengan yang dibebankan ke proses produksi sehingga masalahnya lebih atau kurang pembebanan (over-under applied). Kemudian untuk alasan kepraktisan, kelebihan dan kekurangan pembebanan ini ini di alikasikan harga pokok penjualan.
Sistem akuntansi biaya proses (process cost system) biasanya digunakan oleh perusahaan yang mengolah bahan bakunya secara kontinu yang diproses mengalir  dari departemen yang satu ke departemen berikutnya.biaya produksi yang terjadi dikumpulkan per departemen. Untuk menghitung biaya produksi per unit dihitung dulu berapa biaya yang terjadi pada setiap departemen, kemudian dibagi dengan jumlah unit yang dihasilkan dari departemen yang bersangkutandengan mengetahui biaya produksi per unit ini, pimpinan perusahaan dapat menentukan berapa harga jual per unit untuk produknya, disamping itu dapat juga digunakan untuk tujuan pengawasan biaya.
Sumber: (BMP EKMA 4115 modul 10/11)

2. akuntansi manajemen diperlukan untuk membantu manajemen untuk menjalankan fungsi pokok manajemen yaitu fungsi perencanaan, fungsi pengarahan, dan pemotivasian serta fungsi pengendalian. Di dalam menjalankan fungsinya tersebut manajemen memerlukan banyak informasi, salah satu informasi yang sangat penting adalah informasi biaya termasuk informasi biaya produksi, yang disajikan dalam laporan harga pokok produksinyang jumlah totalnya kemudian akan disajikan dalam laporan laba rugi. Adapun beberapa fungsi dari akuntansi manajemen antara lain:
a. membuat perencanaan pendanaan, hal ini untuk memastikan agar kegiatan usaha dapat berjalan lancar.
b. Membantu proses pengawasan dan pengendalian, dengan adanya pengawasan dan pengendalian sehingga kegiatan yang menyimpang dapat dihidarkan.
c. Membuat standar operasional, yang bertujuan untuk dijadikan acuan dalam melakukan kegiatan usaha sehingga usaha dapat berjalan efektif dan efisien.
d. Menyediakan informasi dan analisis dalam pengambilan keputusan, dengan adanya akuntansi manajemen maka pengambilan keputusan akan di permudah karena tersedianya informasi yang kemudian dilakukan analisis yang akan membantu dalam pengambilan keputusan.

3. A. harga pokok penjualan = (3000 X 350) + (1500 X 150)
= 1.050.000 + 225.000
= Rp 1.275.000

B. total penjualan 4500 x 550 = RP 2.475.000
     Harga pokok penjualan      = Rp 1.275.000

     Jurnal untuk transaksi tersebut adalah:
Piutang Rp 2.475.000
Penjualan Rp 2.475.000

Harga pokok penjualan Rp 1.275.000
Persediaan barang Rp 1.275.000



tugas 3 statistika ekonomi

1. Misalnya kita memiliki nilai-nilai hasil ujian statistik dari sebuah kelas yang besar ini dihitung rata-ratanya adalah 74 dan simpangan bakunya sebesar 8.
a. Berapa besar probabilitas bahwa bila diambil sebuah cuplikan acak sebanyak 10 pelajar akan memperoleh rata-rata hasil ujian lebih besar dari 80
b. Berapa besar probabilitas bahwa seorang pelajar yang secara acak akan mendapatkan nilai di atas 80
Penyelesaian:
Teorima limit sentral menjamin bahwa x ̅ , rata-rata cuplikan akan berdistribusi normal dengan rata-rata 𝜇 dan standar deviasi σ / √n. Dengan dasar dua momen ini akan di normalakan.
Pr (x ̅ > 80) = Pr  (x ̅-n)/(x√n)  = (80-74)/(8√10) = 2,37
= Pr (Z > 2,37) dari kurva table normal di peroleh angka probabilitas
= 0,0089
Untuk observasi seorang pelajar yang diobservasi dari cuplikan acak yang berasal dari sebuah distribusi normal pembakuannya lebih sederhana.
Pr (X >80) = Pr (( x- μ)/σ  ) =  (80-74)/8  = 6/8 = 0,75
= Pr (Z > 0,75)
= 0,2266 atau dibulatkan 0,23




2. Anggap bahwa proporsi pendukung partai ABC dalam suatu Negara adalah 55%. Berapa besar probabilitas bahwa cuplikan sebesar 50 orang diinginkan paling sedikit 70% adalah pendukung partai ABC.
Penyelesaian:
Diketahui
Proporsi populasi = μ = π = 55% = 0,55
Besar cuplikan n = 50
Proporsi yang diinginkan paling sedikit  P = 70% = 0,7
Maka porbabilitas nya adalah:
Pr ( P ≥ 70 ) = Pr (p- π)/(√(π(1-π) )/n) ≥ (0,7-0,55)/(√((0,55)(1-0,55) )/50)
= (0,7-0,55)/(√((0,55)(0,45) )/50) = 0,15/0,0703 = 2,13
= Pr (Z >2,13) = 0,0166 atau di bulatkan menjadi 0,02

3. Suatu penelitian yang dilakukan oleh sebuah perusahaan sabun cuci “123” dengan mengambil cuplikan acak sebesar 200 orang, mengungkapkan bahwa 150 mengatakan memakai produk tersebut dan menyukainya. Anda diminta menghitung berapa proporsi seluruh penduduk yang menggunakan dan menyukai produk tersebut. Pakailah 95% derajat kepercayaan.
Penyelesaian:
P = 150/200  = 3/4 = 0,75
𝜋 = P ± 1.96 √((P ( 1-P ))/n)
𝜋 = 0,75 ± 1.96 √((0,75 ( 1-0,75 ))/200)
𝜋 = 0,75 ± 0,0306 (1.96)
𝜋 = 0,75 ± 0,0600
0,69˂ 𝜋 < 0,81
Jadi proporsi seluruh penduduk yang menggunakan dan menyukai produk tersebut antara 69% sampai dengan 81% dengan memakai derajat kepercayaan 95%.